Hero

Panduan Pemula Investor/Trader Saham Syariah

SyariahSaham.com, CIANJUR -- Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan (PSD) pemula terkait saham syariah :

Apa yang dimaksud dengan "saham"?
Secara konsep, saham merupakan surat berharga bukti penyertaan modal kepada perusahaan dan dengan bukti penyertaan tersebut pemegang saham berhak untuk mendapatkan bagian hasil dari usaha perusahaan tersebut. 

Apa yang dimaksud dengan "saham syariah"?
Konsep penyertaan modal dengan hak bagian hasil usaha  merupakan konsep yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Prinsip syariah mengenal konsep ini sebagai kegiatan musyarakah atau syirkah. 

Berdasarkan analogi tersebut, maka secara konsep saham merupakan efek yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Namun demikian, tidak semua saham yang diterbitkan oleh Emiten dan Perusahaan Publik dapat disebut sebagai saham syariah.
Informasi selengkapnya silakan baca Mengenal Saham Syariah.

Di manakah kita bisa melakukan transaksi saham syariah?

Di Bursa Efek Indonesia, tentunya setelah kita mendaftar sebagai nasabah di salah satu anggota bursa/broker/sekuritas/pialang.  

Bagaimana hukum berinvestasi dan trading saham syariah?
Berdasarkan fatwa DSN-MUI No. 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek, investasi dan trading saham syariah hukumnya boleh dengan memerhatikan prinsip-prinsip transaksi syariah di pasar modal. 

Perdagangan saham syariah di Bursa Efek Indonesia adalah transaksi jual beli dengan metode tawar menawar atau lelang yang berkelanjutan dengan menggunakan harga pasar yang wajar sehingga akad yang digunakan adalah ba'i al-musawamah.


Apakah saham yang dibeli bisa dijual kembali di hari yang sama?

Konsep kepemilikan saham syariah adalah kepemilikan secara hukum (qabdh hukmi) artinya meskipun penyelesaian transaksi saham syariah dilakukan di kemudian hari (dua hari setelah transaksi atau T+2), tetapi secara hukum, saham syariah yang dibeli sudah menjadi milik investor sehingga boleh dijual kembali sebelum T+2.

Apa saja keuntungan berinvestasi saham syariah?

Sebagai pemegang saham, investor berhak mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan menikmati keuntungan perusahaan dalam bentuk kenaikan harga saham dan bonus dividen (bagi hasil laba bersih).

Apa yang dimaksud dengan capital gain?
Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari penjualan aset modal (investasi atau real estate) dimana harga jual melebihi harga pembelian investasi. Sebagai contoh kita membeli saham ABCD di harga Rp. 550/lembar, kemudian dalam waktu beberapa hari, sahamnya naik ke harga Rp. 700/lembar, maka untuk setiap saham ABCD yang kita miliki, kita memperoleh capital gain sebesar Rp. 150/lembar. Lawan dari capital gain adalah capital loss.

Apa yang dimaksud dengan dividen?
Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, tetapi distribusi keuntungan kepada para pemilik memang adalah tujuan utama suatu bisnis. Informasi selengkapnya silakan dibaca di Wikipedia


Apa saja risiko berinvestasi saham syariah? 
Sebagai pemegang saham, investor ikut menanggung kerugian perusahaan dalam bentuk harga saham yang turun (capital loss), tidak menerima dividen atau modal tidak kembali apabila emiten/perusahaan yang dibelinya mengalami kebangkrutan.

Berapa modal yang dibutuhkan untuk memulai investasi saham syariah?
Minimal pembelian saham syariah adalah satu lot. Satu lot ini sama dengan seratus lembar. Modal yang diperlukan adalah harga saham syariah saat dibeli dikalikan seratus lembar. Misalnya, saham WXYZ harga per lembarnya adalah Rp. 60, maka modal yang dibutuhkan untuk membeli saham WXYZ adalah Rp. 6.000 (Enam ribu rupiah) sebelum ditambah fee broker.
  
Bagaimana cara memulai investasi saham syariah?
Secara umum, langkah awal menjadi investor saham dapat dicermati dari gambar berikut:


Sedangkan khusus investor saham syariah, langkah-langkahnya dapat ditempuh seperti tertera dalam gambar berikut:


Bagaimana cara mendaftar sebagai investor saham syariah?
Silakan dibaca di artikel langkah-langkah pembukaan rekening efek!.

Apa yang dimaksud dengan "sistem online trading syariah (SOTS)?
Shariah Online Trading System (SOTS) adalah sistem transaksi saham syariah secara online yang memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal.  SOTS dikembangkan oleh anggota bursa sebagai fasilitas atau alat bantu bagi investor yang ingin melakukan transaksi saham secara syariah.

Apa yang dimaksud dengan "broker/sekuritas/pialang/anggota bursa"?
Anggota bursa (biasa juga disebut broker/sekuritas/pialang) adalah Perantara Pedagang Efek yang telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah memperoleh persetujuan keanggotaan bursa untuk mempergunakan sistem dan/atau sarana Bursa dalam rangka melakukan kegiatan perdagangan Efek di Bursa sesuai dengan Peraturan Bursa.

Anggota bursa/broker/sekuritas mana saja yang sudah membuka layanan sistem online trading syariah?

Tim SyariahSaham selalu melakukan update tentang sekuritas atau broker yang sudah menyediakan fasilitas SOTS, silakan dibaca di Broker SOTS Tersertifikasi DSN-MUI. Untuk tautan ke sekuritas penyedia SOTS bisa dicermati di laman Link Sekuritas SOTS.

Apa yang dimaksud dengan indeks saham?
Indeks Saham atau Indeks Harga Saham adalah ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan digunakan sebagai sarana tujuan investasi. Saat ini Bursa Efek Indonesia memiliki 22 jenis indeks saham. 

Bursa Efek Indonesia tidak bertanggung jawab atas produk yang diterbitkan oleh pengguna yang mempergunakan indeks-indeks di Bursa Efek Indonesia sebagai acuan (benchmark). Bursa Efek Indonesia juga tidak bertanggung jawab dalam bentuk apapun atas keputusan investasi yang dilakukan oleh siapapun pihak yang menggunakan indeks-indeks di Bursa Efek Indonesia sebagai acuan (benchmark). Selengkapnya silakan dibaca di IDX.co.id.
Ada berapa indeks di Bursa Efek Indonesia yang khusus memuat saham-saham syariah?
Sampai tahun 2019, terdapat tiga indeks saham yang khusus memuat saham syariah. Ketiga indeks itu adalah ISSI, JII dan JII70.

Apa yang dimaksud dengan ISSI?
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang diluncurkan pada tanggal 12 Mei 2011 adalah indeks komposit saham syariah yang tercatat di BEI. ISSI merupakan indikator dari kinerja pasar saham syariah Indonesia. 

Konstituen ISSI adalah seluruh saham syariah yang tercatat di BEI dan masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan oleh OJK. Artinya, BEI tidak melakukan seleksi saham syariah yang masuk ke dalam ISSI. 


Silakan baca Daftar Saham ISSI untuk mengetahui daftar terbaru saham-saham yang masuk ISSI!. 


Apa yang dimaksud dengan JII?
Jakarta Islamic Index (JII) adalah indeks saham syariah yang pertama kali diluncurkan di pasar modal Indonesia pada tanggal 3 Juli 2000. Konstituen JII hanya terdiri dari 30 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI. 

Sama seperti ISSI, review saham syariah yang menjadi konstituen JII dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, Mei dan November, mengikuti jadwal review DES oleh OJK. 


Silakan baca Daftar Saham JII untuk mengetahui daftar terbaru saham-saham yang masuk JII!. 


Apa yang dimaksud dengan JII70?
Jakarta Islamic Index 70 (JII70 Index) adalah indeks saham syariah yang diluncurkan BEI pada tanggal 17 Mei 2018. Konstituen JII70 hanya terdiri dari 70 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI. Sama seperti ISSI, review saham syariah yang menjadi konstituen JII70 dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun, Mei dan November, mengikuti jadwal review DES oleh OJK. 

Silakan baca Daftar Saham JII70 untuk mengetahui daftar terbaru saham-saham yang masuk JII70!. 


Apa yang dimaksud dengan IPO?

Dalam bahasa Indonesia, Initial Public Offering (IPO) dikenal dengan istilah Penawaran Saham Perdana. IPO adalah proses pencatatan saham suatu perusahaan pertama kalinya yang dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat/publik. Karena itu perusahaan yang melakukan IPO sering disebut sedang "GO PUBLIC." Penjelasan selengkapnya silakan dibaca di Pengertian IPO.

Apa yang dimaksud dengan right issue?   
Suatu perusahaan yang sudah melakukan penerbitan saham perdana atau sering disebut Initial Public Offering (IPO) akan memiliki banyak pemegang saham (investor) baik dari instansi ataupun perorangan. Setelah proses IPO, jika diperlukan, perusahaan bisa menerbitkan saham baru.
Para investor yang sudah masuk di perusahaan akan diprioritaskan untuk menyerap saham baru tersebut sebelum ditawarkan kepada investor baru. Hak yang diberikan kepada investor lama inilah yang disebut dengan right issue. Lalu jika hak ini tidak digunakan investor lama, maka bisa diambil oleh investor baru atau biasa disebut sebagai standby buyer.
Right issue biasanya diberikan berdasarkan rasio. Misalnya rasio yang diberikan adalah 1:2 maka setiap pemegang satu lembar saham maka memperoleh dua hak untuk membeli saham yang baru akan diterbitkan. 
---
Demikian, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan yang belum terjawab, silakan ajukan di kolom komentar ya! Terima kasih

Sumber:
- www.idx.co.id
- www.syariahsaham.com
- www.juruscuan.com
- www.bareksa.com
- www.finansialku.com
- Irwan Abdalloh, Pasar Modal Syariah (Jakarta: Elex Media Komputindo, 2018)


Silakan gabung di @grupsyariahsaham untuk berdiskusi tentang saham syariah! Cermati juga perkembangan terbaru saham syariah Indonesia melalui channel @SahamSyariah. Terima kasih.

Untuk berlangganan, silakan masukkan email:

0 Response to " Panduan Pemula Investor/Trader Saham Syariah "

Posting Komentar