Hero

Melatih Ikhlas Dengan Money Management

SyariahSaham.com, CIANJUR -- Ketika ditanya pengaruh dinamika politik terhadap pergerakan harga-harga saham, saya lebih memilih fokus pada pengelolaan portofolio. Karena ternyata setelah belajar sekompleks apa pun, semuanya kembali pada kesederhanaan.

Contoh bahagia yang sederhana itu ketika portofolio kita tumbuh di atas benchmark. Kinerja ini diraih tanpa utang margin, hanya bermodal kas yang ada dan hanya bertransaksi saham syariah.

Year To Date (YTD) Growth Portofolio AMSI
Disiplin terhadap sistem yang kita bangun jauh lebih sulit dan menantang daripada memerhatikan segala berita yang berseliweran di seputar kita.

Bagaimana jika pasar dilanda krisis atau bahkan crash? Sistem trading saya akan secara otomatis FULL CASH. Yes, CRASH is CASHHari ini saya kena cut loss di JPFA, tapi alhamdulillah ada gantinya dari saham lain

Sebagai contoh lain, saya beli ANTM di 840-an, kemudian kena trailing stop loss di 960, padahal sebelumnya sempat ke 1.150. Apakah saya menyesal? Alhamdulillah tidak, hehe... Kenapa? karena boleh jadi setelah kena stop loss, harga turun lebih dalam.

Ternyata besoknya, ANTM kembali melesat ke atas 1.000. Apa yang saya lakukan? Ya, saya beli lagi di 1.005 dengan stop loss di 925. Setelah saya beli, eh harganya malah turun ke 950, dan sedikit lagi menyentuh batas stop loss. Tapi, karena close di 950, saya terhindar dari cut loss. Tadi, harganya naik kembali sampai ke atas 1000-an meskipun close di bawah 1.000.

Nah, apa yang membuat saya begitu santai dengan fluktuasi ini? KARENA SAYA SUDAH MERENCANAKAN KERUGIAN YANG DIIKHLASKAN. 

Caranya? Sebelum saya beli suatu saham, saya sudah merencanakan di harga berapa saya akan BELI, di titik mana saya wajib CUT LOSS. Kemudian saya hitung rentang dari titik beli ke titik cut loss. Rentang inilah yang  akan menjadi dasar perhitungan RUGI YANG SIAP DIIKHLASKAN

Misal:
Besok saya berencana beli BULL (bukan pompom ya, wkwk). Maka rencana saya:

BULL
TB (titik beli) : 144
SL (stop loss) : 128
Range: 16
Siap Rugi: Rp. 100.000
Jumlah maksimal lot yang bisa dibeli 
= 100.000 : (16 x 100)
= 100.000 : 1.600
= 62,5 ( kita  bulatkan menjadi 62 lot, selalu bulatkan ke bawah)

Nah, katakanlah besok titik beli kita kena di 144. Maka, ketika harga berbalik arah ke batas stop loss di 128, jumlah kerugian yang akan kita tanggung adalah:
= 62 lot x 100 x16 
= Rp. 99.200
Sementara risiko yang sudah siap kita ikhlaskan adalah Rp 100.000. KITA IKHLAS bukan?

Alasan beli, titik beli, titik cut loss dan lain-lain silakan disesuaikan dengan tipikal trading masing-masing. Yang terpenting dari semua itu, SEBERAPA BESAR RUGI YANG SIAP DIIKHLASKAN?

Mengapa harus rugi yang lebih diutamakan? Karena kalo untung mah, semua orang juga siap dan ikhlas. O ya, semua set buy dan stop loss, saya lakukan dengan auto trading machine yang disediakan oleh sekuritas. Aktivitas ini biasanya saya lakukan di malam hari atau paling telat pagi hari sebelum buka jam bursa. So, no running trade watching for me, kecuali ada waktu luang saja.

Inilah My Trading Plan Template:
XXXX  (kode saham)
TB:
SL:
Range:
Nominal Risk:
Maksimal Lot:

Ketika sudah ada cash hasil stop loss, saya bisa belikan saham lain yang sedang uptrend. Karena itulah ketika pasar mulai memerah dan anjlok, biasanya CASH saya semakin tebal atau bahkan FULL. 

Saya menganggap saham itu sebagai kas dan setara kas. Jadi portofolionya harus likuid. Daripada nyangkut, apalagi nyangkutnya di saham yang ga jelas fundamentalnya. Dan ini silakan disesuaikan dengan profil risiko masing-masing. Ada yang senang dengan banyak saham di portonya, ada juga yang suka all in di satu saham. 

Semua ada risikonya. Saya lebih memilih terdiversifikasi karena saya gak kenal market maker dan sejenisnya. Tugas saya bukan MEMPREDIKSI arah saham apalagi indeks, tapi lebih fokus pada BEREAKSI terhadap pergerakan harga. Karena saya sadar bahwa modal keseluruhan saya takkan sanggup mendrive arah pasar, hehe. Demikian, semoga bermanfaat.

====
Jika teman-teman ingin belajar support resisten sebagai pijakan awal titik beli dan titik cut loss, mungkin KELAS CHAMPION Batch 3 bersama kang @Sinichi99 dapat menjadi alternatif pembelajaran. Informasi selengkapnya silakan diklik di http://bit.ly/champion3


Untuk berlangganan, silakan masukkan email:

0 Response to " Melatih Ikhlas Dengan Money Management "

Posting Komentar