Gazafa.com

Hero

Etuz: Crowd Psychology dalam Trading Saham

oleh: Etuz (founder kampungsaham.com)

Akhir-akhir ini marak berita mengenai geng motor JEPANG, INGGRIS dan AMERIKA. Aksi geng motor ini cukup meresahkan karena mereka kabarnya membawa senjata tajam dan tidak segan-segan membacok siapa saja yang mereka jumpai.
 
Tujuannya apa? Just for fun, menunjukkan eksistensi mereka. Rata-rata pelaku geng motor ini adalah anak remaja yang masih muda (ya iyalah, kalo udah tua namanya bukan remaja lagi..hehe)

Membaca ini saya teringat akan yang namanya crowd psychology. Sadar atau tidak sadar, banyak trader dipengaruhi oleh psikologis ini, beraninya kalo rame2, sama kayak geng motor itu. Kalo rame, rasanya aman, jadi timbul keberanian lebih, sehingga terkadang mampu berbuat di luar batas logika.

Sama seperti trader juga sekarang banyak demikian, kalo rame2, banyak temannya, apalagi kalo sudah banyak grup TELE pom2, jadi berani, merasa aman, bahkan terkadang jadi menambah posisi terlalu banyak sehingga menggunakan margin. Pikirnya, "Ah, banyak yg ikut ini, pastin naek ini harganya."

Sayangnya kebanyakan trader demikian berakhir tragis, sangkut, tidak berani cutloss dan akhirnya sangkut sangat dalam, dan baru berani cutloss. Eh tahunya besoknya, harga sahamnya naik lagi ke harga entry. KAPOK !!

Mengapa demikian ? Inilah yang disebut dengan crowd psychology, kalo orang terkena sindrom ini, maka bisa berlaku di luar batas kewajaran, Sejarah mencatat di luar negeri ada cerita tentang "bunga tulip", di dalam negeri ada cerita tentang "gelombang cinta" dan baru-baru ini "batu bacan".

Ingatlah, sebagai trader, kita harus bisa berpikir jernih, penuh rasionalitas dan jangan sampai terpengaruh dengan yang namanya crowd psychology, karena itu sangat berbahaya dan berpotensi merusak psikologis anda,,dan endingnya kantong anda juga dirusak olehnya..

Salam cuan

Etuz

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: