Hero

10 Kesalahan Investor Pemula: Bagian 2

Syariahsaham.com, CIANJUR -- Lanjutan dari 10 Kesalahan Investor Pemula: Bagian 1
 
4. Berorentasi mencari keuntungan sesaat sehingga sifat serakah lah yg mendominasi dalam melihat saham dan yg diincar hanya saham gorengan.

Investor pemula akan kagum melihat saham-saham yang naik puluhan persen dalam sehari.

Mereka berpikir apabila mendapatkan saham tersebut mereka akan mendapatkan keuntungan yang besar.

Padahal pada kenyataannya saham-saham tersebut adalah jenis saham gorengan yang harganya bisa naik turun dalam waktu yang singkat.

Saham tersebut digoreng oleh bandar saham untuk menggaet investor-investor ritel terutama investor pemula yang menginginkan keuntungan besar dan cepat.

Setelah itu harganya akan dijatuhkan, teknik ini biasa disebut PUMP & DUMP.

Bukannya malah mendapatkan keuntungan investor pemula yang membeli saham yang digoreng akan merasakan KERUGIAN karena harganya yang JATUH kembali setelah naik.

5. Takut Atas Pengkoreksian Harga Pasar Sehingga melakukan Panic Selling

Seperti yg rekan rekan ketahui nilai saham bisa naik dan bisa pula turun, tidak mempersiapkan diri menghadapi koreksi pasar adalah hal yang buruk.

Bila seorang investor takut akan terjadinya koreksi pasar maka sebaiknya mereka KELUAR dari bisnis ini karena koreksi pasar adalah hal yang lumrah terjadi sepanjang waktu.

Koreksi pasar akan terjadi ketika harga naik terlalu tinggi dan pasar akan menyetabilkannya dengan turun kembali.

Tidak mungkin saham akan naik terus tanpa adanya penurunan karena saham adalah instrumen investasi yang berfluktuasi.

Takut Mengambil Resiko ? Tempatkan saja dana anda di deposito atau instrumen SUKUK NEGARA.

Namun tidak dapat dipungkiri saham memberikan imbal hasil yang sangat besar dalam jangka panjang dan nilainya melebihi instrumen investasi lainnya.

6. Tidak Melakukan Analisa Fundamental

Sejatinya naik turunnya harga saham dapat disebabkan oleh kinerja perusahaan dikarenakan merupakan bagian dari suatu perusahaan.

Tidak melakukan analisa kinerja perusahaan yang ada di balik suatu kode saham adalah kesalahan yang besar.

Warren Buffett Say :

 "Bila perusahaan kinerjanya bagus maka harga sahamnya akan mengikuti"


begitu pula sebaliknya bila perusahaan merugi terus otomatis cepat atau lambat maka harga sahamnya akan jatuh.

7. Terlalu Cepat Melakukan Aksi Ambil Untung

Ini adalah kesalahan klasik yang sering dilakukan oleh para investor pemula.

Mereka seringkali terlalu bersemangat dalam transaksi sehingga hanya mengambil imbal hasil yang kecil.

Dalam membeli sebuah saham, mereka merasa cukup senang dengan hanya mendapat keuntungan kecil dan kemudian melakukan aksi jual.

Padahal jika mereka sabar, ada kemungkinan ke depannya saham yang mereka koleksi akan terus bertumbuh.

8. Belum dapat fokus

Banyak investor pemula yang sudah merasa mendapat keuntungan yang besar di pasar saham lalu melebarkan sayap ke instrumen lain seperti perdagangan berjangka atau perdagangan komoditas.

Hal tersebut membuat Anda tidak fokus dalam teorinya.

Cara untuk berdagang saham dengan komoditas memang tak berbeda jauh. Namun jika Anda tak fokus maka justru malah membuat Anda kehilangan konsentrasi.

9.Membeli Saham hanya karena harganya murah.

Investasi adalah tentang menemukan nilai.

Sebuah saham dengan harga “mahal” masih bisa menawarkan nilai dari segi prospek of return.

contoh :

sebuah saham penny stock bisa terlihat memikat didasarkan pada  segi harga tetapi mungkin menjadi investasi yang mengerikan.

10. Tidak Mau Investasi Ilmu dan Hanya Mencari Ilmu Instan dan Gratis

Untuk sukses dalam suatu bidang rekan - rekan membutuhkan ilmu dan pengetahuan tentang bidang tsb.

Layaknya ilmu UANG, kita butuh ilmu matematika agar dapat menghitung keuntungan dan kerugian bisnis kita.

Nah di Saham kita juga perlu ilmu-ilmu saham yang harus kita pelajari baik itu dengan membaca buku-buku ataupun mengikuti seminar saham yg dibawakan oleh senior kita di pasar modal yg sudah berpengalaman.

Di atas merupakan 10 kesalahan klasik yg sering dilakukan oleh investor pemula yang baru saja bergabung dalam dunia pasar modal

Semoga materi diatas dapat memberikan manfaat untuk rekan rekan sekalian.

Mohon maaf apabila terdapat kata kata yg tidak berkenan di hati rekan rekan sekalian.

Yang Maha Benar adalah ALLAH SWT dan saya hanyalah manusia yg masih perlu banyak belajar dan masih banyak kesalahan yg dilakukan

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: