Order Rentetan 2017

Hero

Kinerja Menawan, Harga Stagnan: Saham Apa Yang Layak Jadi Incaran?

Syariahsaham.com, CIANJUR -- Berikut ini resume kuliah telegram Rabu malam (15/2) di room @grupsyariahsaham

Bismillah... sesi penyampaian materi segera dimulai. Seperti biasa, chat selain konten materi akan dihapus admin selama pemaparan. Silakan berdiskusi pada sesi Q&A yang akan dijawab oleh siapa saja yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam hal tersebut, tidak terfokus pada pemateri :). Siap ? 

Perlu dijelaskan di awal, bahwa bahasan fundamental malam ini hanya berdasarkan kinerja masa lalu, jadi mohon maaf jika fundamental masa depan untuk sementara tidak kita bahas. Selanjutnya, saham yang akan dibahas malam ini HANYA saham-saham yang masuk Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). 

Data yang dipaparkan pada kuliah malam ini bersumber dari file rekap buatan sendiri (hehe) yang dientri dari laporan keuangan emiten dari website Bursa Efek Indonesia. File yang digunakan malam ini adalah file RANSEL 2016 (Rekap Laporan Sembilan Bulan 2016).

Sebagaimana tema di atas, kita akan menyaring saham-saham dengan kinerja yang tumbuh signifikan sampai sembilan bulan 2016, tapi harganya belum beranjak ke mana-mana atau bahkan turun. Yang dimaksud harga stagnan atau turun mengacu pada perubahan harga per 14 Februari 2017 dibandingkan dengan 31 Oktober 2016 

Mengapa 31 Oktober 2016? Karena tanggal tersebut merupakan deadline pelaporan kinerja sembilan bulanan bagi emiten.. Dengan demikian, asumsinya pasar sudah bereaksi dengan rilis laporan 3Q 2016 pada akhir Oktober 2016 tersebut. Sebagai langkah awal, saya akan menyaring dulu saham-saham dengan penjualan dan laba bersih yang bertumbuh dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

Kemudian, karena temanya kinerja yang menawan, saya filter lagi pertumbuhan laba tersebut dari laba ke laba. Bukan karena ruginya yang berkurang, atau dari rugi menjadi laba. Setelah itu, asumsi kinerja signifikan itu saya filter pertumbuhannya di atas 10% (double digit).

Untuk memperoleh resume selengkapnya, silakan bergabung dengan room telegram @grupsyariahsaham. Terima kasih 

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: