Order Rentetan 2017

Hero

Darvas Box: Powerful Indication to Enter The Market

Oleh: EVAN KAMARATUL INSANI @SariKelapa

Sumber: How I Made 2 Bil USD in the Stock Market by N. Darvas, Darvas Box by Frank Watkins 
Bismillah, kita mulai ya
Paparan ini murni adalah terjemahan saya perihal metoda Darvas yang saya ambil dari buku yang saya baca diatas (baca Sumber). Apapun yang disampaikan disini bukan ditujukan utk menjadi panduan, murni hanya berbagi cerita dan rekan-rekan dipersilakan utk menyesuaikan utk style masing-masing.

Disc on.

Sekitar akhir tahun lalu saya sempat bercerita bagaimana tahun 2016 diisi oleh saham-saham fenomenal seperti NIKL INAF SMBR PPRO BRPT.

Mungkin ada yg punya dan sekarang sedang tersenyum-senyum menikmati profit. Namun jikalau saya challenge; kmrn belinya karena apa? Kira-kira kalau caranya diulang lagi, bisa sukses lagi ga?

Untuk itu sebelumnya saya berbagi kira-kira apa kesamaan dari saham tersebut diatas, supaya kita dapat melakukan identifikasi lebih awal thd saham-saham yg berpotensi mengulangi kisah indah NIKL INAF SMBR PPRO BRPT tahun 2016.

Dari sanalah muncul screening EMAS, yg murni hanyalah sebagai SCREENER/FILTER BUKAN STOCKPICK YANG LAYAK BELI.

Say berterimakasih sebelumnya kepada @SyariahSaham dan @SICjack yang menjadikan screener ini bisa dipakai bersama.

Jadi saya asumsikan semua paham apa yg dimaksud dg saham STRONG UPTREND. Screener EMAS hny memberikan list saham yg kondisi/syaratnya terpenuhi.

Nah sekarang kl mmg belum layak beli, kapan belinya dong?

Beberapa kali sudah saya bilang, entrynya pake Darvas Box, jikalau ada yg mw sedikit berusaha pasti tidak akan kesulitan utk mencari tw apa itu Darvas Box.

Berikut metode identifikasi Darvas Box bdsarkan buku dg judul yg sama dari Watkins,

Let me clear up some points of confusion about Darvas boxes. I must admit that when I first read his book, I assumed that Darvas was looking for 3 points of resistance, and then for some support level, this interpretation is incorrect. The sequence for correct Darvas Box construction is as follows:
1. There must be some volume activity in the stock, i.e. a volume spike of a specified level before the first box forms.

2. The stock must be in an upward trend on entering the first box.

3. The top of the box is found when a price is reached that is an xday high price (e.g. 200-day high) and then this price is not touched or exceeded for a specified number of days (Darvas usually used 3 days). This point is important. Darvas was not looking for 3 days of resistance he was looking for a confirmed top of the trading range.

4. After a box top is confirmed, the bottom is found in the same manner but in reverse, i.e. once a low has formed and not been exceeded for 3 days, this becomes the bottom of the box.

5. When the top and bottom are confirmed we have a box, now we may calculate an initial stop-loss level based on the price at the bottom of the box

Sedangkan di buku yang ditulis sendiri oleh Darvas, berikut uraiannya;
I came to see that when a stock was on a definite upward trend there was a feeling of proportion about its advance. If it was on its way, rising from, let us say, 50 to 70 but occasionally dropping back that was all part of the right rhythm.
It might have gone like this:

50 - 52 - 57 - 58 - 60 - 55 - 52 – 56

That meant it was in the 52/60 box.

After this, on an upward swing, it might have gone:

58- 61 - 66 - 70 - 66 - 63 - 66

This meant it was well inside the 63/70 box. I also considered that it was still edging towards higher spheres.

The major problem still remained; what was the right time to buy into it? Logically, it was the moment when it entered a new higher box.

Paparan diatas untuk saya cukup sederhana utk dipahami; intinya cari saham STRONG UPTREND, lalu identifikasi Darvas Box.

Darvas Box adalah suatu kotak imajiner dimana pergerakan harga berada dalam kotak tsb (tidak pernah keluar dari kotak).

Lebih spesifik, kotak tersebut dimana setelah suatu candle dg High = X, 3 candle setelahnya TIDAK BOLEH ada High >X, dan suatu candle dg Low = Y, 3 candle setelahnya TIDAK BOLEH ada Low <Y

Bagaimana aturan tersebut bisa mengikutkan kita ke gerbong saham-saham EMAS?

Mari kita lihat di chart beberapa saham tersebut pd tahun 2016

INAF. Saya contohkan ada 2 Darvas Box terbentuk di bulan Feb dan Mar 2016.

PPRO. Saya contohkan 2 Darvas Box muncul di bulan Mar dan Jun 2016.

cukup 2 itu saja saya bagi contohnya, sisanya bisa coba rekan-rekan identifikasi sendiri.

Lalu, apakah metode ini berpengaruh di 2017?

Lagi-lagi, screener EMAS akan sangat membantu utk menyediakan watchlist, tugas masing-masing tinggal identifikasi Darvas Box (DB) utk menentuka entry.

Berikut yg contoh saham di 2017 yg saya pakaikan metode ini.

BRMS. Muncul 1 DB di Jan 2017.


GZCO. Muncul 1 DB di Jan 2017.

PANR. Muncul 1 DB di Jan 2017.

Sekali lagi saya jelaskan, ini adalah metode entry, bukan merupakan trading system yang komplit.

Ini adalah bagian dari style utama trading saya pribadi; sejauh ini saya sudah ceritakan saham preferensi saya dan model untuk menentukan timing entry-nya.
Demikian uraian singkat ini, semoga bisa menjadi referensi utk rekan-rekan.

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: