Order Relakuat 2016

Hero

Hero

Kultel dari Bang Evan: Trading Plan dan Money Management (MM) for Beginners

Syariahsaham.com, CIANJUR -- Berikut ini resume kuliah telegram (kultel) dari Bang Evan Insani, trader dan investor independen, yang dipresentasikan di grup Saham Syariah Kelas Pemula atau Sari Kelapa (https://telegram.me/SariKelapa) semalam:
Buat saya trading plan itu penting, selalu saya review tiap bulan utk menguji efektifitasnya.

Trading plan buat saya mirip-mirip trading system; semacam SOP kita dlm trading/investasi dan sebaiknya diterapkan dlm instrumen apapun, baik jangka panjang maupun jangka pendek.

Trading plan saya pny bbrp unsur penting;
1. Watchlist saham
2. Entry
3. Emergency Exit (SL=stoplose)
4. Goal (TP=take profit)
5. TS=trailing stop
6. Money Management
7. Risk to Reward Ratio (RR)
8. Risk per Trade (RPT)
ke-8 elemen itu ada hubungannya dengan money management yang akan kita bahas.
oiya sebelumnya saya disclaimer on dulu ya:

ini merupakan share pola pikir dan pemahaman perihal money management, bukan paksaan atau saran yang harus diikuti,

bagi yang mempunyai pola pikir dan cara berbeda, silakan karena itulah beauty of trading; tiap orang punya caranya masing-masing utk konsisten profit.

kenapa Money Mgement (selanjutnya kita sebut MM) penting untuk dipelajari?

untuk saya pribadi, main goal dari masuk ke pasar modal adalah untuk menjaga modal. sedangkan keuntungan adalah buah dari sistem yang konsisten.

tidak ada yang menang di pasar modal, tapi yang kalah jelas yg kehilangan modalnya tanpa dia perhitungkan sebelumnya.

jadi MM adalah seni untuk melindungi modal Anda sendiri. kalo diibaratkan dengan sepakbola; ini adalah strategi defensif yang diterapkan untuk menimalisir kerugian berlebihan.

layaknya strategi defensif, hanya bisa diwujudkan jikalau kita KONSISTEN.

dan DISIPLIN.

nah sekarang, MM itu bagaimana konkritnya?

MM mestinya menjawab pertanyaan2 berikut;

- berapa porsi harta yg Anda sisihkan utk trading/investasi saham?
- apa tujuan Anda masuk pasar modal; trading atau investasi? krn buat saya berbeda
- berapa porsi tiap emiten yg Anda miliki relatif thd ekuiti
- berapa persen maks floating loss yang bisa Anda tolerir
- berapa resiko per transaksi yang Anda ijinkan
- dsb

jadi MM merupakan basis perhitungan utk bertransaksi saham; dari situ Anda bisa menghitung rugi/untung, apakah ekuiti anda perform atw underperform ketimbang indeks dsb

MM, karena termasuk bagian dari trading plan, jelas harus dilakukan sebelum bertransaksi. bahkan sebelum Anda masuk pasar saham

mari kita jawab pertanyaan pertama,
-berapa porsi harta yg Anda sisihkan utk trading/investasi saham?

ini sangat penting dijawab sebelu masuk pasar modal, layaknya sebelum kita berinvestasi di instrumen apapun.

baiknya kita mempunyai porsi-porsi yang jelas untuk setiap instrumen investasi yg kita miliki.

misalkan, ada opini yang mengatakan bahwasanya jangan investasikan harta anda di satu keranjang, krn jikalau gagal akan memberikan dampak besar utk keseluruhan nilai harta Anda sendiri.

mungkin anda pernah mendengar orang-orang menyalahkan saham krn uang hilang begitu saja. sebenernya itu dikarenakan org tsb belum siap untuk berinvestasi di pasar modal.

kita musti siapkan resiko terburuk; jikalau terjadi hal yg diluar perkiraan, akankah saya baik2 saja?

saya pribadi menyisihkan +- 33% dari harta saya dalam bentuk saham

lalu apakah dulu saya masukkan lsg 33% harta saya ke deposit? tidak.

saya diajarkan mentor saya untuk terlebih dulu mengenal saham; merasakan nikmatnya melihat profit dan sakitnya kena loss.

jadi awal saya masuk dg sedikit deposit, saya coba transaksi sekalian mempelajari semua fitur OLT. saya aplikasikan sistem yang saya pahami, dan dari situ saya koreksi.

kemudian setelah terbiasa perlahan-lahan saya tambah deposit sembari kepercayaan diri bertambah dan emosi jauh berkurang

pertanyaan berikutnya,
- apa tujuan Anda masuk pasar modal; trading atau investasi? krn buat saya berbeda

kenapa menurut saya berbeda, begini

TRADING adalah mengharapkan keuntungan dari selisih transaksi jual beli saham, atau kita sebut capital gain.

sedangkan INVESTASI adalah mengharapkan keuntungan dari pasar modal melalui dividen atau bagi hasil. mungkin contoh yang paling lengket di kepala kita adalah Warren Buffet. beliau mmg bapaka investor; krn beliau memilih saham2 yang memiliki potensi growth yang besar di masa depan. bisa dicek om warren jarang berpindah-pindah saham, krn mmg tujuannya utk mendapatkan dividen.

nah kenapa membedakan ini penting? karena dengan begitu anda bisa menentukan porsi-porsi dari pertanyaan tadi.

misalkan anda memilih untuk berinvestasi utk pendidikan anak, ini buat saya maksudnya adalah trading jangka panjang, krn kita harus jual dulu sahamnya baru dapet untung.

tentukan jumlah harta yang ingin disisihakn tersebut dan pahami bahwasanya selama 3-5 thn ke depan anda tidak boleh mengganggu gugat harta anda disitu jikalau mmg niatnya disimpan.

tapi jikalau niatnya di withdraw tiap rentang waktu tertentu, tentukan dari awal. kapan anda akan withdraw.
dan ikuti dengan konsisten dan disiplin

saya stop dulu sampai sini, mungkin ada yg kurang jelas bisa ditanyakan.

lagi2 ini adalah cara saya, bukan keharusan untuk rekan-rekan mengikuti. saya hanya menjelaskan dan berbagi apa yg saya terapkan, tidak mau berdebat.

-------------
Untuk pemula saham syariah, silakan gabung dengan grup telegram @SariKelapa (Saham Syariah Kelas Pemula)
Silakan gabung juga di  @grupsyariahsaham untuk grup telegram Saham Syariah
Channel Syariah Saham : @SahamSyariah

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: