Order Rentetan 2017

Hero

Sekilas Kinerja Emiten BUMN Syariah Tahun 2015: Mana Paling Tumbuh?

CIANJUR, Syariahsaham.Com - Dengan dirilisnya laporan keuangan tahunan dari emiten-emiten BUMN dan anak usahanya, kita akan mencoba mereview kinerja mereka di tahun 2015.
Sebagai informasi, terdapat 20 emiten yang saham mayoritasnya dimiliki langsung oleh Pemerintah RI dan 4 emiten yang kepemilikan terbesarnya dimiliki oleh BUMN.

Ke-24 saham tersebut tersebar di enam dari sembilan sektor yang ada di Bursa Efek Indonesia. Untuk lebih rincinya, silakan cermati tabel berikut ini:

Ke-20 emiten yang mayoritas sahamnya dimiliki langsung oleh Pemerintah RI adalah: PTBA (Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk.), ANTM (Aneka Tambang (Persero) Tbk.), TINS (Timah (Persero) Tbk), SMBR Semen Baturaja (Persero) Tbk., SMGR (Semen Indonesia (Persero) Tbk.), KRAS Krakatau Steel (Persero) Tbk.), INAF (Indofarma (Persero) Tbk.), KAEF (Kimia Farma (Persero) Tbk.), ADHI (Adhi Karya (Persero) Tbk), PTPP (PP (Persero) Tbk.), WIKA (Wijaya Karya (Persero) Tbk), WSKT (Waskita Karya (Persero) Tbk).

Selanjutnya ada emiten PGAS (Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.), JSMR (Jasa Marga (Persero) Tbk.), TLKM (Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk ), GIAA (Garuda Indonesia (Persero) Tbk.), BBNI (Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.), BBRI (Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.), BBTN (Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.), dan BMRI (Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sementara itu, empat saham yang tidak langsung dimiliki oleh Pemerintah RI adalah ELSA (Elnusa Tbk.),  PPRO (PP Properti Tbk), WTON (Wijaya Karya Beton Tbk.) dan AGRO (Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk.). ELSA dimiliki Pertamina, PPRO oleh PTPP, WTON berada di bawah WIKA dan AGRO merupakan anak usaha BBRI.

Dari 24 emiten tersebut, 6 di antaranya tidak masuk perhitungan Daftar Efek Syariah, yaitu: KRAS, AGRO, BBNI, BBRI, BBTN dan BMRI. Kita akan membahas delapan belas sisanya. Delapan belas saham ini terdiri dari 4 saham pertambangan, 3 saham industri dasar, 2 saham farmasi, 5 saham properti dan konstruksi, serta 4 saham infrastruktur.

Kita mulai dari saham-saham pertambangan. Pertumbuhan penjualan dan laba bersih lima tahun terakhir dapat dicermati melalui tabel berikut ini:


Selanjutnya, saham-saham BUMN dari sektor industri dasar:


Berikutnya, duo farmasi BUMN:


Kinerja dari emiten properti dan konstruksi BUMN :


Terakhir, pertumbuhan emiten-emiten infrastruktur BUMN :


Manakah emiten yang paling tumbuh dan paling menarik? Silakan disimpulkan dan dikomentari! Disclaimer On

Special Offer di bulan Maret 2016!  Dapatkan harga khusus bulan Maret 2016 untuk pemesanan file Excel rekap kinerja seluruh emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Silakan klik di sini untuk informasi selengkapnya!

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: