Order Rentetan 2017

Hero

Kinerja Semester I 2015 Industri Makanan dan Minuman: Pilih Kopi, Susu, Mie, Roti atau Beras?

CIANJUR, SYARIAHSAHAM.com - Industri makanan dan minuman adalah salah satu sektor yang menarik untuk dicermati. Terlebih lagi jika dikaitkan dengan bonus demografi bangsa Indonesia yang sudah tentu menjadi pangsa pasar potensial untuk produk makanan dan minuman. Bagaimana dengan kinerja emiten produk makanan dan minuman di semester pertama tahun 2015 ini? Mari kita cermati tabel berikut ini!
Jika diurutkan berdasarkan laju pertumbuhan laba bersih secara year to year, maka emiten berkode MYOR, produsen Kopi Torabika, Kopiko, Biskuit Roma dan Teh Pucuk Harum ini menempati ranking pertama.
Di urutan selanjutnya ditempati oleh produsen susu UHT UltraMilk dan jus buah kemasan Buavita asal Bandung, ULTJ. Kemudian disusul oleh raksasa mie instan sedunia, ICBP.
ROTI dengan Sari Roti-nya menempati urutan berikutnya. Setelah itu berturut-turut ditempati oleh produsen beras premium cap Ayam Jago dan snack Taro (AISA), pabrik kerupuk udang Finna (SKLT) dan holding grup Salim, INDF.
Tabel di atas sekaligus menunjukkan bahwa industri makanan dan minuman termasuk sektor yang defensif dan masih mencetak laba meskipun daya beli masyarakat sedang rendah.

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: