Order Rentetan 2017

Hero

Negara Dengan Return Investasi Saham Terbesar di Dunia dalam 15 Tahun Terakhir

Tulisan berikut ini mudah-mudahan membuka mata kita bahwa tempat yang paling menguntungkan untuk berinvestasi saham ternyata berada di pelupuk mata kita :) Tulisan ini dikutip dari blognya pak Rudiyanto, Head of Operation and Business Development PT. Panin Asset Management.
Trivia : Negara Mana Yang Investasi Sahamnya Paling Menguntungkan 15 Tahun Terakhir?
Tanpa melihat data dan hanya berdasarkan insting anda saja, kira-kira dari negara-negara dibawah ini yang investasi sahamnya paling menguntungkan jika anda melakukan investasi jangka panjang selama 15 tahun terakhir dari periode 31 Desember 1999 - 31 Desember 2014 ?
Apakah negara adidaya?

  • Amerika Serikat yang diwakili oleh Indeks S&P 500 (Kode ^GSPC)
Apakah negara yang tergabung dalam BRIC?

  • Brazil yang diwakili oleh Ibovespa Brasil Sao Paulo Stock Exchange Index (kode ^BVSP)
  • Rusia yang diwakili oleh Rusian Trading Sistem Index (kode ^RTS.RS)
  • India yang diwakili oleh Bombay Stock Exchange (Kode ^BSESN)
  • China yang diwakili oleh Shanghai Stock Exchange Composite Indeks (Kode ^00001:ss)
Apakah negara maju di Asia dan Eropa?

  • Korea Selatan yang diwakili oleh Korea Composite Stock Price Index – KOSPI (kode ^KS11)
  • Jepang yang diwakili oleh Nikkei (kode ^N225)
  • Singapura yang diwakili oleh Straight Times Index (kode ^STI)
  • Inggris Raya yang diwakili oleh FTSE 100 (kode ^FTSE)
  • Jerman yang diwakili oleh DAX (kode ^GDAXI)
Ataukah negara tercinta kita Republik Indonesia yang diwakili oleh Indeks Harga Saham Gabungan (Kode ^JKSE) ?
Semua daftar di atas sudah lengkap. Mulai dari negara Adidaya, negara yang dulu digadang-gadang akan menjadi penggerak dunia yiatu BRIC berdasarkan pertumbuhan ekonominya yang tinggi, dan juga negara yang dikategorikan sebagai negara maju di Asia dan Eropa berdasarkan pendapatan perkapitanya yang tinggi. Nah, apakah sudah menebak?
Jika sudah silakan baca lebih lanjut. Dari grafik yang saya ambil dari Yahoo Finance adalah sebagai berikut (Klik gambar untuk melihat ukuran besar)

Untuk mempermudah, JKSE saya beri warna merah. Total keuntungan saham di berbagai negara berdasarkan data yahoo finance untuk 15 tahun terakhir dari 1999 – 2014 jika diurutkan paling tinggi ke paling rendah adalah sebagai berikut
  1. Indonesia 721.37%
  2. India 428.30%
  3. Rusia 358.89%
  4. Brazil 205.14%
  5. China 110.73%
  6. Korea Selatan 102.95%
  7. Singapore 50.88%
  8. Amerika Serikat 47.65%
  9. Jerman 43.35%
  10. Inggris 4.75%
  11. Jepang -10.69%
Apakah tebakan anda sudah benar? Apakah anda masih terus mengeluhkan bahwa Indonesia kalah terus dari negara lain? Apakah anda masih yakin bahwa dana asing akan benar-benar hengkang dari Indonesia hanya karena suku bunga, perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan hal-hal yang anda baca di berita setiap harinya dan tidak kembali lagi? Apakah anda merasa perlu melakukan diversikasi ke saham luar negeri? Well melihat kenyataan di atas, sedikit banyak anda harus mengubah pandangan anda terhadap Indonesia dan bahkan merasa bangga dengan kinerja saham Indonesia.
Apa yang bisa kita pelajari dari hal di atas?
Pertama, bahwa uang selalu mengalir ke tempat yang mengalami pertumbuhan. Brazil, Rusia, China dan India atau dikenal dengan BRIC adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dalam 1 dekade terakhir ini. Pertumbuhan saham dari keempat negara tersebut juga mencerminkan hal itu. Indonesia sendiri dari tahun 1999 – 2014 juga terus mengalami pertumbuhan. Bahkan kenaikan sahamnya dalam 15 tahun juga merupakan yang tertinggi dibandingkan semua negara yang dibandingkan
Kedua, bahwa negara yang maju, sistem ekonomi baik, IT yang canggih, dan sistem pemerintahan demokratis belum tentu sama dengan hasil investasi saham yang tinggi. Ini juga merupakan fakta bagi anda yang selalu menyatakan bahwa Indonesia tertinggal dari negara tetangga dari berbagai sisi. Hal ini memang benar, akan tetapi semua hal tersebut tidak menjanjikan bahwa harga saham juga akan naik tinggi. Pada akhirnya kembali ke fundamental, harga saham akan naik jika keuntungan perusahaan juga meningkat.
Ketiga, jangka waktu 15 tahun tidak merupakan jaminan bahwa investasi saham akan pasti untung. Buktinya investasi saham periode 15 tahun di Jepang malah turun -10.69%.
Keempat, selama ini pembelajaran tentang investasi yang kita ketahui berasal dari textbook yang disusun berdasarkan kejadian dan kasus yang terjadi di negara asalnya yaitu Amerika Serikat. Perbedaan return yang tinggi tersebut menunjukkan bahwa apa yang terjadi di sana belum tentu juga terjadi disini. Oleh karena itu, kita tidak bisa menelan mentah-mentah semua hal yang ada dalam textbook.

Untuk berlangganan, silakan masukkan email: