1

1

[Order] Rekap Laporan Sembilan Bulan (RANSEL) 2016

Filosofi Investasi: Berkaca dari Takwil Nabi Yusuf a.s.

Pernah dengar atau baca kisah raja Mesir yang bermimpi di zaman nabi Yusuf as? Kisah ini menjadi salah satu inspirasi saya untuk mulai berinvestasi. Beberapa hari terakhir fenomena yang ada dalam takwil mimpi raja oleh Yusuf sedang terjadi. Yang paling terasa adalah mulai langkanya beras di pasaran, karena musim panen belum tiba, sementara kebutuhan pangan tak bisa ditunda-tunda.

Berikut ini saya kutipkan kisah tersebut:
Pada suatu hari Raja Mesir memanggil semua penasihat dan tukang ramalnya. Tadi malam sang Raja bermimpi melihat tujuh ekor lembu kurus memakan tujuh ekor lembu yang gemuk-gemuk. Raja juga melihat tujuh tangkai gandum yang hijau dan tujuh tangkai gandum kering.
Para penasihat, dukun, tukang ramal diperintah untuk mengartikan mimpi sang Raja. Namun tidak ada seorangpun yang mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Raja merasa sangat kecewa.

Untunglah Nabo (teman satu penjara dengan Yusuf) ingat akan kepandaian Yusuf sewaktu berada di penjara. la mengatakan hal itu kepada Raja. Bahwa ada seorang pemuda yang pandai mengartikan mimpi dengan tepat.

Raja kemudiah mengutus Nabo untuk menemui Yusuf di penjara dan minta kepada Yusuf agar mau mengartikan mimpi tersebut. Yusuf bukan hanya bersedia mengartikan mimpi tersebut. la malah menerangkan jalan keluar dari arti mimpi sang Raja itu.

Yusuf berkata, "Mesir akan mengalami masa subur selama tujuh tahun dan mengalami paceklik selama tujuh tahun."

"Oleh karena itu," sambung Yusuf, "hasil panen selama tujuh tahun di masa subur harus disimpan baik-baik, jangan dihambur-hamburkan. Untuk persediaan tujuh tahun masa paceklik."

Dari kisah ini, tersirat bahwa investasi adalah sesuatu yang penting dalam siklus kehidupan manusia. bagaimana kita harus mempersiapkan berbagai kemungkinan yang terjadi dalam hidup ini. Ketika sedang masa panen dan subur, kita dianjurkan menyisihkan sebagian hasilnya sebagai cadangan dan antisipasi musim paceklik.

Jika diaplikasikan dalam dunia trading dan investasi yang tengah kita jalani, manajemen keuntungan dan risiko sangat dibutuhkan oleh siapa saja yang ingin terus hidup di bisnis ini.

Benar apa yang dikatakan @tradergombal, bahwa ketika cuan kita sedang 'on fire' ada baiknya let profit run untuk meraup keuntungan maksimal. Keuntungan ini bisa kita cadangkan sebagai antisipasi gejolak pasar yang tidak menentu dan pasti, seperti asumsi pak @papapu3.

~kolase postingan di forum chat saham, bei5000.com

Untuk berlangganan, silakan masukkan email:

0 Response to " Filosofi Investasi: Berkaca dari Takwil Nabi Yusuf a.s. "

Poskan Komentar